Stephanotis floribundadikenal sebagai Jasmine dari Madagaskar, adalah tanaman merambat asal tropis yang sangat dihargai baik di luar ruangan di iklim hangat maupun di interior yang terang. bunga putih, lilin Mereka mengeluarkan aroma yang kuat dan manis, menjadikannya salah satu spesies paling elegan dan populer untuk menghiasi taman, teras, dan rumah.
Karakteristik Melati Madagaskar

- Nombre científico: Stephanotis floribunda.
- Keluarga: Apocynaceae.
- Nama lain: Stephanotis, Wax Jasmine, Stephanota.
- Asal: Pulau Madagaskar.
- Jenis: Tanaman merambat yang selalu hijau.
- Tinggi: Di habitat aslinya, tanaman ini dapat tumbuh hingga 20 meter, meskipun dalam pot atau budidaya di rumah biasanya hanya sekitar 3 hingga 5 meter.
- Lembar: Besar, lonjong, seperti kulit, berwarna hijau tua, dan sangat berkilau. Mereka bertahan sepanjang tahun.
- Bunga: Berbentuk lilin, berbentuk tabung, berwarna putih, dan bergerombol dalam karangan bunga. Aromanya yang kuat sangat disukai, terutama untuk rangkaian bunga dan buket pengantin.
- Meningkatkan: Sedang, tetapi dapat tumbuh subur jika memiliki kondisi cahaya dan kelembapan yang optimal.
Sifatnya yang suka memanjat mengharuskan untuk menawarkannya dukungan atau panduan untuk mengarahkan perkembangannya, terutama jika ditanam di dalam ruangan. Dalam kondisi luar ruangan yang hangat, tanaman ini dapat menutupi dinding dan pergola, menciptakan efek ornamen yang spektakuler.
Lokasi dan Cahaya
Melati Madagaskar membutuhkan banyak cahaya alami, tetapi paparan sinar matahari langsung yang intens harus dihindari, karena dapat membakar daun dan mengurangi pembungaan. Idealnya, letakkan di tempat yang terang dengan cahaya yang disaring atau semi-teduhJika terkena sinar matahari langsung, biarkan saja selama jam pertama dan terakhir hari itu dan tidak lebih dari dua jam sehari.
Di dalam ruangan, letakkan di dekat jendela yang menghadap ke timur atau barat, hindari angin yang dapat membuat tanaman stres. Di luar ruangan, penting untuk melindunginya dari embun beku dan suhu yang sangat rendah, karena tidak tahan dingin yang ekstrem.
Suhu dan Kelembaban
Melati ini tumbuh subur di lingkungan yang panas dan lembabTanaman ini dapat mentolerir suhu antara 16 dan 28°C, tetapi tidak boleh di bawah 10°C. Lingkungan kering, yang disebabkan oleh pemanas atau pendingin ruangan, sangat berbahaya bagi tanaman ini. Untuk menjaga kelembapan:
- Semprotkan daunnya (jangan pernah bunganya) dengan air demineralisasi.
- Letakkan pot di atas piring berisi kerikil basah, hindari kontak langsung antara dasar pot dengan air.
- Gunakan pelembap udara terutama saat cuaca kering.
Irigasi dan Substrat
Penyiraman harus teratur dan sedang, menjaga substrat selalu sedikit lembab, tetapi hindari genangan air, karena kelebihan air dapat menyebabkan busuk akarSelama masa berbunga, penyiraman harus lebih banyak, sedangkan pada musim gugur dan musim dingin, penyiraman harus dikurangi untuk menghormati periode dorman.
Substrat yang ideal haruslah kaya nutrisi, gembur dan drainase sangat baikCampuran gambut, pasir kasar, dan sedikit perlit sangat cocok. cacing tanah humus menyediakan nutrisi tambahan dan merangsang pertumbuhan yang sehat.
Hindari penggunaan air yang mengandung kerak kapur, karena dapat menyebabkan klorosis dan gugurnya bunga. Jika Anda menggunakan air keran, diamkan hingga mengendap atau tambahkan beberapa tetes cuka untuk menetralkan kerak kapur.
Pelanggan
Manfaat Melati Madagaskar pupuk rutin selama musim tanam (musim semi dan musim panas). Idealnya, tambahkan pupuk cair seimbang setiap 2-4 minggu, yang mengandung unsur hara makro dan mikro esensial seperti nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, dan zat besi. Jangan pernah memupuk di musim gugur atau musim dingin, karena tanaman sedang dorman.
Pemangkasan dan Pemindahan
La pemangkasan Pemangkasan dilakukan setelah berbunga atau di awal musim semi. Hanya potong batang yang terlalu panjang atau rusak dan jepit kuncupnya untuk meningkatkan kerapatan. Jangan pernah memangkas terlalu banyak, agar tidak menghilangkan kuncup yang akan berbunga di musim berikutnya.
El transplantasi Disarankan untuk memupuk setiap 2 atau 3 tahun, ketika akar telah memenuhi seluruh pot. Waktu optimal adalah awal musim semi. Jika tanaman sudah mencapai ukuran yang cukup besar, cukup perbarui lapisan atas substrat dan lanjutkan pemupukan secara teratur.
Perbanyakan dengan Stek
Perkalian paling sederhana adalah dengan stek batang, diambil dari cabang sekunder di musim semi. Ambil stek sepanjang sekitar 8-10 cm tepat di bawah buku, buang daun bagian bawah, siram luka dengan air dingin, dan oleskan agen perakaran. Tanam di tanah lembap, tutup dengan plastik, dan simpan pada suhu sekitar 21°C di tempat teduh. Akar baru akan muncul setelah 2-3 bulan.
Ia juga dapat diperbanyak dengan melapisi cabang-cabang yang sangat fleksibel.
Hama dan Masalah Umum
Beberapa hama paling sering Hama ini termasuk kutu putih, kutu daun, dan tungau. Tungau laba-laba juga dapat muncul jika lingkungan terlalu kering. Bersihkan kutu putih secara manual dengan kapas yang dibasahi alkohol atau cuci dengan air sabun dan bilas hingga bersih. Tingkatkan kelembapan lingkungan untuk mencegah tungau. Gunakan produk khusus hanya untuk infestasi parah.
Masalah umum lainnya:
- Daun kuning: kurangnya cahaya atau penyiraman yang tidak memadai.
- Daun berubah warna: kelebihan kapur dalam air atau kekurangan pupuk.
- Rontoknya kuncup: Hindari memindahkan tanaman saat tunas mulai muncul.
- Kuncup kering: kekurangan air irigasi.